Antusiasme Tinggi, Mudik Gratis Pekalongan 2026 Tambah Armada hingga 16 Bus

Pekalongan — Pelaksanaan program mudik gratis di Kota Pekalongan pada Rabu (18/3/2026) berjalan lancar dan tertib, dengan tingkat partisipasi masyarakat yang meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Tingginya antusiasme warga membuat jumlah armada yang digunakan dalam program tersebut harus ditambah dari rencana awal.

Kepala Terminal Tipe A Kota Pekalongan, Sunarno, mengatakan bahwa pada pelaksanaan tahun ini terjadi lonjakan jumlah pemudik yang mengikuti program mudik gratis.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Dari yang direncanakan 12 bus, realisasinya menjadi 16 bus,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa penyesuaian juga terjadi pada jadwal keberangkatan akibat penerapan sistem satu arah (one way) di jalan tol. Meski demikian, seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan dengan baik.

“Jadwal keberangkatan menyesuaikan kondisi di lapangan setelah diberlakukan one way, namun secara keseluruhan tetap terkendali,” jelasnya.

Sunarno menambahkan, kondisi di titik kedatangan terpantau berjalan tertib dan lancar. Hal ini dinilai memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi para pemudik, sekaligus memudahkan pihak penyelenggara dalam melakukan pemantauan.

Dari sisi pendataan, terdapat perbedaan antara data perencanaan dengan realisasi di lapangan. Jumlah pemudik yang datang ke Pekalongan diketahui melebihi data awal yang telah disusun oleh panitia.

Meski terjadi lonjakan jumlah peserta, pelaksanaan program tidak mengalami kendala teknis yang berarti. Tidak ditemukan adanya keterlambatan armada maupun permasalahan administrasi peserta selama kegiatan berlangsung.

Untuk memastikan keselamatan perjalanan, pihak terminal secara rutin melakukan ramp check terhadap seluruh armada yang digunakan. Pemeriksaan ini mencakup aspek teknis kendaraan guna menjamin kelayakan operasional selama arus mudik.

Selain itu, pihak terminal juga telah menyiapkan langkah antisipasi apabila terjadi kendala di tengah perjalanan. Dalam kondisi darurat, Terminal Tipe A Pekalongan dapat memberikan pelayanan penerbitan izin insidentil bagi armada pengganti.

Sunarno juga menegaskan bahwa koordinasi antara pihak terminal, Kementerian Perhubungan, serta instansi terkait lainnya telah dipersiapkan sejak awal tahun 2026. Hal tersebut dinilai menjadi salah satu faktor pendukung kelancaran pelaksanaan program mudik gratis tahun ini.

Ia menyebutkan, secara umum pelaksanaan mudik gratis tahun ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, baik dari sisi koordinasi maupun pelaksanaan teknis di lapangan. Pihak penyelenggara juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan sebagai bahan evaluasi ke depan.

Untuk pelaksanaan arus balik, pihak terminal berencana melakukan perbaikan dalam hal distribusi penumpang agar lebih merata di setiap armada, serta melakukan pendataan sejak awal guna menghindari kendala selama perjalanan.

Di akhir, Sunarno mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mematuhi arahan panitia demi kelancaran perjalanan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengikuti aturan yang telah ditetapkan panitia, menjaga barang bawaan, serta mengawasi anak-anak selama perjalanan agar mudik berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *