Terminal Kota Pekalongan Mulai Bersiap Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026

Pekalongan — Pengelola Terminal Tipe A Kota Pekalongan mulai melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026. Sejumlah langkah antisipatif telah dilakukan guna memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.Berdasarkan keterangan Kepala Terminal Kota Pekalongan, Sunarno, kondisi aktivitas terminal saat ini masih terpantau relatif sepi. Namun, pihak terminal memperkirakan peningkatan jumlah pemudik mulai terjadi pada 13 Maret 2026.“Untuk saat ini kondisi terminal masih sepi, namun diperkirakan mulai ada peningkatan pemudik sekitar tanggal 13 Maret, khususnya yang datang dari wilayah Jakarta,” ujar Sunarno saat ditemui di Terminal Kota Pekalongan, Selasa (10/3/2026).Menurutnya, puncak kedatangan pemudik diperkirakan terjadi pada 17 hingga 18 Maret 2026. Hal tersebut seiring dengan rencana kedatangan sekitar 12 unit bus dari Jakarta dalam program Mudik Gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perhubungan.Dalam rangka menyambut periode arus mudik tersebut, pihak terminal bersama instansi terkait tengah melakukan sejumlah persiapan. Persiapan tersebut meliputi penataan fasilitas terminal, pengecekan rambu-rambu, pengaturan area parkir, peningkatan kebersihan lingkungan terminal, hingga kesiapan sarana pendukung lainnya.Selain itu, akan dibentuk posko pengamanan terpadu yang direncanakan mulai beroperasi pada 13 Maret 2026. Posko tersebut melibatkan unsur Kementerian Perhubungan yang berkoordinasi dengan TNI, Polri, serta personel dari Dinas Perhubungan.Posko pengamanan tersebut bertujuan untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama periode mudik Lebaran, sekaligus menjadi pusat informasi bagi masyarakat yang menggunakan layanan terminal.“Posko ini juga akan bersinergi dengan pelaksanaan Operasi Ketupat untuk membantu pengaturan lalu lintas dan memastikan keamanan selama masa mudik,” tambah Sunarno.Di samping itu, Kementerian Perhubungan juga akan melaksanakan kegiatan ramp check, yaitu pemeriksaan keselamatan terhadap kendaraan angkutan umum yang akan digunakan untuk mengangkut pemudik. Pemeriksaan tersebut mencakup aspek administrasi kendaraan serta kondisi teknis kendaraan, seperti sistem pengereman, lampu penerangan, kondisi ban, hingga kelengkapan alat darurat.Sunarno menambahkan bahwa berdasarkan evaluasi pelaksanaan mudik tahun sebelumnya, ditemukan adanya sejumlah pemudik yang turun di tengah perjalanan dan tidak sesuai dengan terminal tujuan yang tercatat dalam data resmi. Kondisi tersebut menjadi catatan bagi pihak terkait karena dapat mempengaruhi proses pendataan dan pengelolaan arus pemudik.Dengan berbagai persiapan tersebut, pengelola Terminal Kota Pekalongan berharap arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026 dapat berlangsung dengan lancar, tertib, dan aman bagi seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *