abrr.m

Giripurno, Temanggung — Mahasiswa KKN 152 Universitas Sebelas Maret (UNS) bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Giripurno menggelar sosialisasi penanaman kopi dan alpukat di Gedung Serbaguna Dusun Pringsewu, Desa Giripurno, Temanggung, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini mendorong pengelolaan lingkungan berkelanjutan sekaligus membuka peluang ketahanan pangan dan pengembangan UMKM berbasis potensi lokal desa.
Sosialisasi berlangsung pukul 14.30 s.d.17.00 WIB dan diikuti 100 peserta yang terdiri dari perangkat desa, pengurus LMDH, serta warga. Program ini dilatarbelakangi kekhawatiran terhadap kerentanan lahan lereng terhadap erosi yang berpotensi memicu longsor dan banjir, terutama karena sebagian warga masih menanam tanaman semusim berakar serabut.

Narasumber kegiatan, Yamidi, memaparkan teknik budidaya kopi, pemangkasan, hingga perhitungan potensi keuntungan usaha tani. “Kopi berpeluang menjadi komoditas unggulan karena kondisi alam Giripurno mendukung,” ujarnya. Selain kopi, alpukat diperkenalkan sebagai tanaman tahunan dengan perakaran kuat untuk membantu stabilitas tanah sekaligus bernilai ekonomi. Di akhir kegiatan, panitia membagikan bibit kopi dan bibit alpukat untuk ditanam di lahan masing-masing.
Sebagai tindak lanjut, pada Sabtu (7/2/2026) mahasiswa KKN dan LMDH melakukan penanaman bibit kopi di lereng Gunung Sindoro, tepatnya di lahan milik Bapak Udin, sebagai implementasi program kerja. Kolaborasi antara mahasiswa KKN 152 UNS dan LMDH Desa Giripurno ini diharapkan mampu menjalin kemitraan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan potensi ekonomi desa secara berkelanjutan.
(Tim KKN 152 Universitas Negeri Sebelas Maret)